Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh jajaran keluarga besar KUA Kecamatan Margomulyo, mulai dari Kepala KUA, para penghulu, penyuluh agama Islam, staf pelaksana, hingga seluruh pegawai yang terlibat dalam penyelenggaraan pelayanan kepada masyarakat. Suasana kegiatan berlangsung tertib, penuh semangat, dan menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi sekaligus penguatan kapasitas sumber daya manusia.
Pelaksanaan kegiatan dibagi menjadi dua sesi utama. Sesi pertama berupa supervisi dan pemeriksaan berkas laporan Triwulan II yang dilakukan oleh Tim Supervisi. Pemeriksaan difokuskan pada kelengkapan administrasi, kesesuaian pelaporan, serta implementasi berbagai program dan layanan yang telah dilaksanakan selama triwulan kedua tahun 2026.
Sementara itu, sesi kedua diisi dengan pembinaan ASN yang disampaikan oleh KH. Sun’an Mubarok, S.Pd.I., M.M., yang memberikan berbagai arahan strategis mengenai peningkatan profesionalisme aparatur di lingkungan Kementerian Agama.
Dalam pembinaannya, beliau menekankan bahwa ASN harus terus membangun karier secara profesional dengan memiliki rekam jejak digital yang baik melalui berbagai kegiatan positif dan terdokumentasi. Setiap aktivitas kedinasan hendaknya dilaksanakan sesuai prosedur administrasi yang benar, termasuk memastikan setiap kegiatan didukung dengan surat permohonan atau surat tugas secara resmi sebagai bentuk akuntabilitas.
Beliau juga mengingatkan bahwa regulasi di lingkungan Kementerian Agama akan terus mengalami perkembangan, sehingga setiap ASN dituntut untuk selalu siap beradaptasi, meningkatkan kompetensi, serta responsif terhadap setiap perubahan kebijakan. Aparatur yang mampu mengikuti perkembangan regulasi akan lebih mudah memberikan pelayanan yang berkualitas kepada masyarakat.
Selain membahas aspek administrasi, KH. Sun’an Mubarok turut menyampaikan peluang pengembangan kemasjidan melalui program Sistem Informasi Masjid (SIMAS). Salah satu potensi yang dapat dikembangkan adalah pemanfaatan lahan kosong di lingkungan masjid sebagai kolam perikanan produktif, sehingga keberadaan masjid tidak hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga mampu memberikan nilai tambah bagi pemberdayaan ekonomi umat.
Pada kesempatan tersebut, beliau juga mengajak seluruh pegawai KUA Margomulyo untuk terus menjaga kebersamaan, kekompakan, dan soliditas. Menurutnya, posisi strategis Kecamatan Margomulyo sebagai salah satu pintu masuk dari berbagai wilayah menjadi tantangan sekaligus peluang untuk menunjukkan kualitas pelayanan Kementerian Agama yang semakin baik.
"Tanamkan rasa memiliki terhadap kantor tercinta. Ketika setiap pegawai memiliki kepedulian dan tanggung jawab yang sama, maka pelayanan kepada masyarakat akan semakin optimal," pesan beliau kepada seluruh peserta pembinaan.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyampaian hasil supervisi oleh Tim Supervisi. Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap seluruh administrasi dan laporan Triwulan II, KUA Kecamatan Margomulyo dinyatakan memperoleh predikat TERTIB/BAIK. Hasil tersebut menjadi bukti bahwa seluruh jajaran KUA Margomulyo telah melaksanakan tugas administrasi dan pelayanan secara tertib sesuai ketentuan yang berlaku.
Predikat tersebut diharapkan tidak hanya menjadi capaian administratif semata, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh keluarga besar KUA Kecamatan Margomulyo untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat budaya kerja yang profesional, serta menghadirkan pelayanan keagamaan yang semakin prima, transparan, dan berintegritas demi mewujudkan Kementerian Agama yang berdampak bagi masyarakat.
Keberhasilan memperoleh predikat TERTIB/BAIK menjadi cerminan sinergi dan dedikasi seluruh jajaran KUA Kecamatan Margomulyo dalam membangun budaya kerja yang disiplin, profesional, dan akuntabel. Capaian ini tentu bukanlah akhir dari sebuah proses, melainkan menjadi pijakan untuk terus melakukan perbaikan berkelanjutan di setiap lini pelayanan.
Melalui kegiatan supervisi dan pembinaan ini, diharapkan seluruh ASN KUA Margomulyo semakin memahami pentingnya tertib administrasi sebagai fondasi utama dalam penyelenggaraan pelayanan publik. Administrasi yang baik bukan sekadar memenuhi kewajiban pelaporan, tetapi juga menjadi bukti nyata akuntabilitas, transparansi, dan integritas lembaga kepada masyarakat.
Semangat pembinaan yang disampaikan KH. Sun'an Mubarok, S.Pd.I., M.M. juga menjadi pengingat bahwa tantangan pelayanan keagamaan di era digital semakin kompleks. Oleh karena itu, setiap ASN dituntut untuk terus meningkatkan kompetensi, memperkuat rekam jejak kinerja, serta mampu beradaptasi dengan berbagai perkembangan regulasi dan teknologi informasi.
Dengan mengedepankan nilai kebersamaan, rasa memiliki terhadap institusi, serta semangat melayani, KUA Kecamatan Margomulyo optimistis mampu mempertahankan bahkan meningkatkan kualitas tata kelola organisasi di masa mendatang. Kolaborasi yang solid antarpegawai diyakini akan menjadi modal utama dalam menghadirkan pelayanan yang cepat, tepat, ramah, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Kegiatan supervisi ini sekaligus menjadi wujud nyata komitmen Kementerian Agama dalam memastikan setiap satuan kerja menjalankan tugas dan fungsinya sesuai standar yang telah ditetapkan. Harapannya, hasil evaluasi yang diperoleh tidak hanya menjadi dokumen administratif, tetapi mampu diterjemahkan menjadi langkah-langkah konkret untuk meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat.
"Supervisi bukanlah sekadar proses penilaian, melainkan sarana pembinaan untuk memperkuat profesionalisme, meningkatkan kualitas pelayanan, dan menumbuhkan budaya kerja yang unggul. Dengan semangat kebersamaan, KUA Margomulyo siap terus memberikan pelayanan terbaik bagi umat menuju Kementerian Agama yang semakin berdampak."
