KUA Kecamatan Margomulyo melaksanakan apel pagi pada Senin, 22 Desember 2025, pukul 07.30 WIB, bertempat di halaman Kantor KUA Margomulyo. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh jajaran KUA Margomulyo sebagai bagian dari pembinaan kedisiplinan dan penguatan tata kelola administrasi menjelang berakhirnya tahun anggaran.
“Konsolidasi Akhir Tahun: Apel Pagi KUA Margomulyo Perkuat Administrasi dan Kinerja ASN”
“Disiplin, Wakaf, dan Kepedulian Sosial: Apel Senin KUA Margomulyo Teguhkan Pengabdian ASN”
Bertindak selaku pembina apel, Huda Afrianto, S.Ag., Kepala KUA Margomulyo, menyampaikan amanat yang menekankan pentingnya disiplin kerja sebagai fondasi utama dalam membangun kinerja yang profesional dan berintegritas. Menurut beliau, kedisiplinan tidak hanya tercermin dari ketepatan waktu dan kepatuhan terhadap aturan, tetapi juga dari kesungguhan dalam melaksanakan setiap amanah tugas dengan penuh tanggung jawab.
Selain itu, Huda Afrianto juga menegaskan pentingnya tertib administrasi dalam seluruh layanan dan aktivitas kedinasan. Administrasi yang tertata dengan baik, jelasnya, merupakan cerminan tata kelola lembaga yang profesional serta menjadi penopang utama dalam mewujudkan pelayanan publik yang akuntabel dan terpercaya.
Apel Senin Pagi ini berlangsung dengan tertib dan khidmat, sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh jajaran KUA Margomulyo dalam meningkatkan disiplin, memperbaiki kualitas administrasi, dan menjaga marwah institusi. Dengan semangat kebersamaan dan tanggung jawab bersama, KUA Margomulyo terus berupaya menghadirkan pelayanan yang optimal dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Usai pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan rapat koordinasi dan pembinaan ASN di lingkungan KUA Margomulyo. Rapat tersebut menjadi forum strategis untuk menyampaikan arahan lanjutan sekaligus memperkuat pemahaman aparatur terhadap kebijakan dan program prioritas Kementerian Agama.
Dalam kesempatan tersebut, Huda Afrianto, S.Ag. menyampaikan amanat Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur terkait kewajiban wakaf uang di lingkungan Kementerian Agama. Beliau menegaskan bahwa wakaf uang merupakan instrumen ibadah sosial yang memiliki nilai strategis dalam mendukung penguatan ekonomi umat serta pembangunan bidang keagamaan dan pendidikan, sehingga perlu mendapat perhatian dan dukungan nyata dari seluruh ASN Kemenag.
Selain itu, Huda Afrianto juga mengajak seluruh ASN di lingkungan KUA Margomulyo untuk menumbuhkan kepedulian sosial melalui donasi bagi Madrasah Ibtida’iyah di wilayah Kecamatan Tambakrejo di desa Napis yang hingga saat ini masih belum memiliki gedung sendiri. Ajakan tersebut disampaikan sebagai bentuk solidaritas dan empati terhadap dunia pendidikan, khususnya dalam membantu lembaga pendidikan Islam yang masih membutuhkan dukungan sarana dan prasarana.
Rapat koordinasi dan pembinaan ASN ini berlangsung dengan penuh keseriusan dan semangat kebersamaan. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan seluruh jajaran KUA Margomulyo tidak hanya mampu menjalankan tugas kedinasan secara profesional, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung program keagamaan dan kegiatan sosial kemasyarakatan yang membawa kemaslahatan bersama.
“Di Bawah Langit yang Basah, Ikrar Wakaf Terucap: Kisah Penutup Tahun yang Sarat Berkah”
Kegiatan Ikrar Wakaf kembali digelar oleh KUA Kecamatan Margomulyo pada Selasa, 2 Desember 2025, dan Kamis, 4 Desember 2025, sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk menertibkan administrasi wakaf serta memperkuat legalitas harta umat. Selama dua hari tersebut, sejumlah wakif hadir untuk menyampaikan ikrar wakaf mereka secara resmi dan sah menurut ketentuan hukum syariah maupun perundang-undangan.
“Menguatkan Sinergi Menjelang HAB KEMENAG: Apel Senin KUA Margomulyo Sampaikan Capaian dan Agenda Ahir Tahun”
KUA Kecamatan Margomulyo kembali menggelar Apel Senin pada 08 Desember 2025 bertempat di Halaman KUA Margomulyo. Seluruh keluarga besar KUA turut hadir, mulai dari Kepala KUA, para staf, JFU, hingga penyuluh agama, sehingga kegiatan berlangsung khidmat, tertib, dan penuh semangat kebersamaan.
“Menjaga Nyala Kultur dan Kebersamaan: Apel Pagi KUA Margomulyo Awali Desember dengan Semangat Baru”
KUA Kecamatan Margomulyo menggelar kegiatan Apel Pagi pada Senin, 1 Desember 2025 bertempat di halaman kantor setempat. Seluruh jajaran pegawai, mulai dari Kepala KUA, staf, JFU, hingga penyuluh agama turut hadir dalam kegiatan rutin tersebut.
Kunjungan Tim Kesehatan Puskesmas Margomulyo ke KUA Margomulyo: Sosialisasi K3 Perkantoran dan Skrining Kebugaran
Tim Puskesmas Margomulyo yang dipimpin oleh Andi Suyakup, A.Md. Kep, bersama rekannya Hermamik, A.Md. Kep, disambut langsung oleh Kepala KUA Margomulyo, Huda Afrianto, S.Ag. Dalam suasana penuh keakraban, kegiatan diawali dengan pemaparan materi mengenai pentingnya penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di lingkungan perkantoran.
Dalam penyampaiannya, Andi Suyakup menegaskan bahwa untuk mewujudkan lingkungan kerja yang sehat dan aman, perlu dilakukan persiapan serta pengecekan berkala terhadap berbagai fasilitas kesehatan di kantor. Beliau mengimbau agar kantor senantiasa menyediakan perlengkapan penting seperti APAR (Alat Pemadam Api Ringan), jalur evakuasi, titik kumpul, tempat sampah tertutup organik dan nonorganik, kotak P3K, serta mengadakan senam rutin guna menjaga kebugaran pegawai.
Kepala KUA Margomulyo, Huda Afrianto, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kunjungan serta edukasi kesehatan yang diberikan. Ia menilai bahwa kegiatan seperti ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kesadaran pegawai akan pentingnya kesehatan kerja dan upaya pencegahannya.
Usai sesi sosialisasi, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah dan foto bersama antara Tim Puskesmas dan keluarga besar KUA Margomulyo. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menutup rangkaian kegiatan pada pagi hari tersebut.
Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan budaya kerja sehat dan aman di lingkungan KUA Margomulyo, sekaligus mempererat sinergi antara lembaga pemerintah dalam pelayanan kepada masyarakat.
Sebagai tindak lanjut dari kunjungan tersebut, KUA Margomulyo berkomitmen untuk segera melakukan evaluasi internal terkait ketersediaan sarana dan prasarana pendukung kesehatan kerja. Langkah ini sejalan dengan pesan yang disampaikan oleh Tim Puskesmas agar setiap instansi pemerintah mampu menciptakan lingkungan kerja yang tidak hanya nyaman, tetapi juga memenuhi standar keselamatan.
Selain itu, beberapa pegawai KUA Margomulyo turut menyampaikan antusiasme mereka terhadap kegiatan skrining kebugaran yang dilakukan. Pemeriksaan sederhana namun penting tersebut memberikan gambaran awal mengenai kondisi kesehatan masing-masing pegawai, sehingga dapat menjadi motivasi untuk meningkatkan pola hidup sehat di lingkungan kerja.
Momentum kunjungan ini juga memperkuat hubungan koordinatif antara Puskesmas dan KUA Margomulyo, terutama dalam upaya bersama membangun budaya kesehatan yang lebih baik. Dengan adanya komunikasi dan kerjasama lintas instansi seperti ini, diharapkan pelayanan publik dapat semakin berkualitas, efektif, serta berorientasi pada kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.
Kegiatan pun ditutup dengan pesan bersama untuk terus menjaga kesehatan, meningkatkan kesadaran terhadap K3 perkantoran, dan memperluas edukasi kesehatan bagi seluruh pegawai KUA Margomulyo. Semangat kolaborasi ini menjadi modal berharga untuk mewujudkan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif.
“Gemuruh Do'a Di Antara Tebing Kaligede dan Amanat Umat: Rangkaian Pengukuran Wakaf Margomulyo Berakhir dengan Hujan Rahmat”
Di tengah suasana pagi hari Minggu yang masih lengang, Tim Wakaf KUA Kecamatan Margomulyo bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) kembali menunjukkan dedikasi dan komitmen mereka dalam melayani umat. Meski bertepatan dengan hari libur, tepat pada pukul 08.00 WIB, rombongan gabungan itu telah siap di lokasi untuk melaksanakan kegiatan pengukuran tanah wakaf yang dijadwalkan berlangsung hingga selesai.
“Merangkai Cinta dalam Bimbingan Sakinah: KUA Margomulyo Bekali Calon Pengantin dengan Ilmu dan Iman”
Margomulyo — Dalam upaya mewujudkan keluarga yang harmonis dan sejahtera, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Margomulyo menggelar kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) pada Rabu, 5 Oktober 2025 bertempat di Aula KUA Kecamatan Margomulyo, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.
Apel Senin KUA Margomulyo Tegaskan Pentingnya Disiplin
Dalam apel tersebut, Huda Afrianto, S.Ag. selaku Kepala KUA Margomulyo bertindak sebagai pembina apel, sedangkan Syaifuddin, S.H. dipercaya sebagai pemimpin apel. Tugas protokol dijalankan dengan baik oleh Anita Purbasari, S.E., dan doa penutup dipimpin oleh Lamiran, S.Pd.I., S.H.
Dalam amanatnya, pembina apel menyampaikan pentingnya kedisiplinan dan tanggung jawab di lingkungan kerja, terutama terkait penyelesaian Sasaran Kinerja Pegawai (SKP). “Kita sudah memasuki triwulan ketiga, saya mohon kepada seluruh pegawai agar segera menyelesaikan SKP masing-masing. Terima kasih saya sampaikan bagi rekan-rekan yang sudah menuntaskannya,” ujar beliau.
Apel berlangsung tertib dan khidmat, mencerminkan semangat kerja yang solid di antara para pegawai KUA Margomulyo. Kegiatan rutin ini tidak hanya menjadi sarana memperkuat disiplin, tetapi juga mempererat kebersamaan dan komitmen bersama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sejalan dengan nilai utama Kementerian Agama, yakni “Ikhlas Beramal.”
Setelah penyampaian amanat pembina, seluruh peserta apel menyimak dengan penuh perhatian dan kesungguhan. Himbauan untuk segera menyelesaikan SKP menjadi pengingat penting bagi setiap pegawai agar tetap fokus dan tertib administrasi menjelang akhir tahun anggaran.
Selain itu, Pembina Apel juga menegaskan pentingnya menjaga etos kerja, kekompakan, serta komunikasi yang efektif antarpegawai. Hal tersebut dinilai sebagai kunci utama dalam menjaga kualitas pelayanan publik di KUA Margomulyo agar semakin profesional dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Usai seluruh rangkaian apel dilaksanakan, kegiatan ditutup dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Lamiran, S.Pd.I., S.H., sebagai bentuk rasa syukur dan harapan agar seluruh aktivitas pelayanan yang dijalankan senantiasa diberkahi oleh Allah SWT.
Apel Senin pagi ini menjadi momentum bagi keluarga besar KUA Kecamatan Margomulyo untuk terus meneguhkan komitmen dalam bekerja dengan semangat, disiplin, dan integritas tinggi. Dengan semangat kebersamaan tersebut, diharapkan seluruh jajaran KUA dapat menyongsong akhir tahun kinerja dengan hasil yang optimal serta pelayanan yang semakin bermutu bagi masyarakat.
“Ketika Langit Menangis di Kenongo Dengkol: Jejak Perjuangan Tim Wakaf di Tengah Pesona Petir”
Lokasi pertama pengukuran dilaksanakan di Desa Ngelo, Dusun Jipangulu, dengan objek tanah wakaf milik Bapak Nyono. Tanah tersebut diwakafkan kepada Yayasan Pendidikan Islam Fathul Ulum Jipangulu untuk keperluan Pondok Pesantren Fathul Ulum, sebuah lembaga pendidikan yang telah lama menjadi pusat pembinaan akhlak dan ilmu keagamaan di wilayah tersebut.
Kedatangan tim pengukuran di Desa Ngelo disambut hangat oleh Kepala Desa Ngelo, Tri Maryono, beserta Kepala Dusun Tarmuji, jajaran kaur desa, serta wakif Bapak Nyono yang turut menyaksikan proses pengukuran. Kehadiran para tokoh desa ini menjadi bukti dukungan nyata terhadap tertib administrasi dan legalitas aset wakaf di wilayahnya.
Proses pengukuran berjalan lancar dan selesai sekitar pukul 13.15 WIB. Setelah memastikan seluruh batas tanah terdata dengan baik, Tim BPN yang dipimpin oleh Mas Rizqi melanjutkan perjalanan menuju Desa Meduri untuk melakukan pengukuran berikutnya.
Namun, di tengah perjalanan, hujan deras yang mengguyur kawasan pertigaan Watu Jago membuat tim memutuskan untuk berhenti sejenak sambil menunggu cuaca kembali bersahabat. Meski demikian, semangat para petugas tak surut sedikit pun — mereka tetap teguh melanjutkan tugas dengan penuh tanggung jawab dan niat tulus demi menjaga amanah umat.
Usai hujan reda, tim segera melanjutkan perjalanan menuju Desa Meduri untuk melaksanakan agenda berikutnya. Lokasi pertama di desa ini adalah Masjid At-Taqwa Dusun Kenongodengkol, yang menjadi salah satu titik penting dalam rangkaian pengukuran hari itu.
Sekitar pukul 14.00 WIB, Tim BPN bersama KUA Margomulyo mulai melakukan pengukuran dengan penuh ketelitian. Proses berjalan lancar, disaksikan oleh takmir masjid, perangkat desa, serta masyarakat setempat. Suasana khidmat terasa menyelimuti kegiatan, seolah menjadi saksi akan pentingnya menjaga amanah harta wakaf demi kemaslahatan umat.
Namun, selepas pengukuran di Masjid At-Taqwa selesai, tim belum beranjak pulang. Agenda masih berlanjut ke obyek wakaf berikutnya, yaitu Musholla Al-Hidayah, yang juga berada di Dusun Kenongodengkol. Waktu menunjukkan pukul 15.15 WIB, ketika langit mulai menghitam dan angin bertiup kencang. Rintik hujan yang awalnya lembut, perlahan berubah menjadi deras mengguyur bumi.
Tim mencoba bertahan, berharap hujan segera reda agar pengukuran dapat dilanjutkan. Namun takdir berkata lain — petir bersahutan di langit, menggema keras seperti dentuman perang yang menggetarkan hati, mengingatkan semua akan kedahsyatan kekuasaan Allah. Kilatan cahaya memecah langit, menyambar di kejauhan bagaikan kilat di medan perang — “bak serangan Iran ke Israel beberapa waktu yang lalu,” ujar salah satu anggota tim dengan nada bergetar, menggambarkan betapa hebatnya badai sore itu.
Meski semangat masih membara, keselamatan menjadi prioritas utama. Setelah menunggu hingga pukul 17.15 WIB dan hujan belum juga mereda, akhirnya Tim BPN bersama KUA Margomulyo bersepakat menunda sisa pengukuran ke hari berikutnya. Keputusan ini diambil dengan penuh kebijaksanaan, sebab memaksakan diri di tengah badai bisa berisiko besar.
Dengan demikian, untuk hari itu, pengukuran di Desa Meduri baru berhasil menyelesaikan satu obyek wakaf, sementara masih tersisa sekitar empat obyek lagi yang akan dilanjutkan pada jadwal berikutnya.
Kendati cuaca menghalangi langkah, semangat para petugas tidak pernah surut. Mereka sadar, perjuangan menjaga dan menertibkan harta wakaf bukan hanya tugas kedinasan — melainkan ibadah mulia yang menuntut kesabaran, ketulusan, dan keberanian di tengah segala ujian alam.
Kegiatan ini mencerminkan komitmen bersama bahwa wakaf bukan sekadar ibadah sosial, tetapi juga pondasi keberkahan dan kesinambungan manfaat bagi generasi yang akan datang.
Kasie Bimas Islam Kemenag Bojonegoro Tekankan Nilai Khidmah dan Keikhlasan dalam Supervisi dan Pembinaan di KUA Margomulyo
Margomulyo — Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan dan penguatan kinerja aparatur di lingkungan Kantor Urusan Agama (KUA), Kasi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro, KH. Drs. Sun’an, S.Pd.I, M.M., melaksanakan kegiatan Supervisi dan Pembinaan di KUA Kecamatan Margomulyo, pada Jumat, 24 Oktober 2025, pukul 09.00 hingga 10.55 WIB.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh jajaran KUA Margomulyo, mulai dari Kepala KUA, staf, JFU, Penyuluh Agama Islam, hingga P3N (Petugas Pembantu Pencatat Nikah). Suasana pembinaan berlangsung penuh keakraban, disertai semangat untuk terus meningkatkan profesionalitas dan pengabdian dalam melayani masyarakat.
Dalam arahannya, KH. Sun’an menyampaikan pesan moral dan spiritual kepada seluruh peserta, khususnya kepada para P3N, agar selalu berkhidmah dengan sungguh-sungguh dan penuh keikhlasan dalam menjalankan tugas. Menurut beliau, tugas sebagai pelayan umat merupakan amanah yang bernilai ibadah apabila dilakukan dengan niat tulus karena Allah SWT.
“Siapa yang berkhidmah dengan ikhlas, maka Allah tidak akan menyia-nyiakan amalnya. Akan ada balasan yang setimpal, baik di dunia berupa keberkahan hidup, maupun di akhirat berupa pahala yang besar,” tutur KH. Sun’an dalam tausiyah pembinaannya.
Lebih lanjut, beliau juga menekankan pentingnya menjaga citra dan integritas lembaga KUA sebagai garda terdepan pelayanan keagamaan. “Setiap langkah dan tindakan aparatur KUA mencerminkan wajah Kementerian Agama. Maka, bekerja dengan disiplin dan melayani dengan hati adalah bentuk nyata dari pengabdian kepada umat dan bangsa,” imbuhnya.
Kegiatan supervisi dan pembinaan ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh jajaran KUA Margomulyo untuk terus meningkatkan kinerja, memperkuat semangat khidmah, dan meneguhkan nilai keikhlasan dalam setiap tugas pengabdian.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala KUA Margomulyo, Huda Afrianto, S.Ag., menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kunjungan sekaligus pembinaan langsung dari Kasi Bimas Islam Kabupaten Bojonegoro. Beliau menegaskan bahwa kegiatan seperti ini sangat penting sebagai bentuk evaluasi, motivasi, dan penguatan moral bagi seluruh aparatur KUA.
“Kami berterima kasih atas arahan dan pembinaan yang telah disampaikan oleh Bapak KH. Sun’an. Nasihat beliau menjadi pengingat bagi kami semua agar dalam bekerja selalu menanamkan niat ibadah dan semangat khidmah untuk umat,” ujar Huda Afrianto.
Lebih lanjut, Kepala KUA Margomulyo juga menekankan bahwa seluruh jajaran KUA, termasuk para Penyuluh Agama Islam dan P3N, akan berkomitmen melaksanakan amanah tersebut dengan penuh tanggung jawab dan profesionalitas.
Selama kegiatan berlangsung, suasana tampak penuh kehangatan dan kekeluargaan. Para peserta aktif menyimak dan mencatat setiap arahan yang diberikan, terutama tentang pentingnya peran P3N dalam membantu pelayanan masyarakat di bidang pernikahan dan bimbingan keagamaan.
Di penghujung acara, KH. Sun’an memberikan doa penutup agar seluruh aparatur KUA Margomulyo senantiasa diberi kekuatan, kesehatan, dan keikhlasan dalam melaksanakan tugasnya. Doa bersama tersebut berlangsung khidmat, menandai akhir kegiatan dengan suasana penuh keberkahan.
Kegiatan Supervisi dan Pembinaan Kasi Bimas Islam di KUA Margomulyo ini tidak hanya menjadi forum pembinaan teknis, tetapi juga ruang spiritual dan motivasi moral bagi seluruh aparatur. Melalui kegiatan ini, diharapkan KUA Margomulyo semakin solid dalam pelayanan, profesional dalam bekerja, dan istiqamah dalam mengabdi kepada masyarakat serta agama.
“Bekerjalah dengan niat ibadah, layani umat dengan cinta, dan jadikan setiap tugas sebagai jalan menuju ridha Allah SWT,” pesan penutup KH. Sun’an yang menggema kuat di hati seluruh peserta pembinaan.
Apel Pagi di KUA Margomulyo: Kepala KUA Ajak Seluruh Pegawai Sukseskan Hari Santri dan Pengukuran Tanah Wakaf
Margomulyo – Senin (20/10/2025) pukul 07.30 WIB, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Margomulyo melaksanakan kegiatan apel pagi rutin yang bertempat di halaman kantor. Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat kebersamaan hingga selesai.
Dalam apel tersebut, bertugas sebagai protokol Alifia Putri Rochmatun Nazila, S.Sos., sementara pembina apel adalah Huda Afrianto, S.Ag., Kepala KUA Kecamatan Margomulyo. Adapun pemimpin apel dipercayakan kepada Muhammad Mahfur, dan pembaca doa oleh Kuslan, S.H. yang menutup kegiatan apel dengan suasana penuh kekhusyukan.
Selain itu, beliau juga menginformasikan bahwa pada hari Rabu mendatang, bertepatan dengan momentum Hari Santri, akan dilaksanakan pengukuran tanah wakaf lanjutan sebagai bagian dari komitmen KUA dalam mendukung tertib administrasi wakaf dan pemberdayaan aset keagamaan di wilayah Margomulyo.
Apel pagi kali ini tidak hanya menjadi ajang untuk memperkuat kedisiplinan aparatur, namun juga momentum mempererat semangat kebersamaan dan pengabdian dalam melayani masyarakat.
Apel Senin KUA Margomulyo: Penguatan Disiplin dan Ketelitian Data Administrasi
Margomulyo – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Margomulyo kembali menggelar apel rutin pada Senin, 13 Oktober 2025 di halaman kantor setempat. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh jajaran keluarga besar KUA Margomulyo, meliputi Kepala KUA, staf, JFU, serta para Penyuluh Agama Islam.
Ikrar Wakaf Gelombang ketiga di Hari Kedua: Warisan Amanah dan Keikhlasan Umat untuk Musholla dan Pendidikan Keagamaan di Margomulyo
Empat Tanah Wakaf Diniatkan untuk Umat: KUA dan MWCNU Margomulyo Gelar Ikrar Wakaf Massal Gelombang Ketiga Penuh Khidmat
Margomulyo – Kegiatan Ikrar Wakaf Gelombang Ketiga di Kecamatan Margomulyo berlangsung khidmat pada Rabu, 08 Oktober 2025, pukul 13.00 hingga selesai. Acara yang diselenggarakan oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Margomulyo ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat legalitas dan tertib administrasi harta benda wakaf di wilayah tersebut.
“Apel Pagi KUA Margomulyo: Wujudkan Disiplin dan Kesiapan Menyongsong Supervisi Triwulan III serta Hari Santri Nasional”
Margomulyo – Suasana pagi di Halaman Kantor KUA Kecamatan Margomulyo tampak khidmat pada Senin, 6 Oktober 2025. Tepat pukul 07.30 WIB, seluruh keluarga besar KUA Margomulyo yang terdiri dari Kepala KUA, para staf, Penyuluh Agama Islam, serta JFU, mengikuti kegiatan apel pagi rutin yang menjadi agenda awal pekan untuk memperkuat semangat kerja dan kedisiplinan.
“Menata Wakaf, Merawat Peradaban: Sinergi KUA, BPN, dan Masyarakat Margomulyo”
Pembinaan Kepala Kemenag Bojonegoro di KUA Margomulyo Berlangsung Santai dan Penuh Keakraban
Margomulyo, 22 Agustus 2025 — Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Margomulyo menjadi tempat terselenggaranya kegiatan pembinaan yang disampaikan langsung oleh Kepala Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro, Dr. H. Amanullah, S.Ag., M.H.I, pada Jumat siang (22/08).
KUA Margomulyo Gelar Kegiatan Jum’at Bersih: Wujudkan Lingkungan Asri dan Nyaman
“Merajut Persatuan dalam Syukur, KUA Margomulyo Gelar Tasyakuran Usai Upacara Kemerdekaan”
Margomulyo – Usai mengikuti Upacara Peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, jajaran keluarga besar Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Margomulyo melanjutkan rangkaian kegiatan dengan menggelar tasyakuran Tumpeng Kemerdekaan pada Ahad (17/08/2025), pukul 11.00–11.30 WIB.
KUA Margomulyo Ikuti Upacara Bendera HUT ke-80 RI di Lapangan Desa Margomulyo
Margomulyo, Ahad (17/08/2025) – Semangat kebangsaan kembali berkobar di Kecamatan Margomulyo dalam peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80. Pada Ahad (17/08/2025), jajaran keluarga besar Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Margomulyo turut ambil bagian dalam upacara bendera yang digelar di Lapangan Desa Margomulyo, mulai pukul 08.00 hingga 10.20 WIB.
Doa Bersama Forkopimcam Margomulyo di Malam Tasyakuran HUT RI ke-80
“Ketika Wali Berhenti, Cinta Tetap Meniti”: Drama Ijab Kabul Sasuke & Manohara.
Pagi itu, mentari Konoha bersinar lembut, seakan ikut merestui langkah dua insan yang akan mengikat janji suci. Sasuke dan Manohara telah berdandan rapi. Hati mereka berdebar, bukan hanya karena ijab kabul yang akan diucapkan, tetapi juga karena keyakinan bahwa hari ini adalah awal dari hidup baru yang penuh doa dan harapan.
Di KUA Konoha, Pak Naib telah menyiapkan berkas, Pak Modin Naruto sibuk mengatur meja dan sajadah. Semua berjalan sesuai rencana. Namun, di balik itu, ada satu hal yang sering terlupakan oleh banyak orang: selain memenuhi rukun dan syarat nikah, ada hal penting yang harus dijaga, yaitu komitmen wali untuk tetap istiqomah menjadi wali nikah. Sebab tanpa wali, ijab kabul tak akan pernah sempurna.
Dan benar saja, menjelang prosesi dimulai, kabar mengejutkan datang. Wali Manohara, sang ayah, tiba-tiba menolak menikahkan putrinya. Alasannya? Hanya ia dan Allah Yang Maha Mengetahui. Semua terdiam, waktu seperti berhenti. Manohara menunduk, air matanya nyaris jatuh. Sasuke menggenggam jemarinya, berusaha menenangkan meski hatinya pun bergetar.
Pak Naib dan Pak Modin Naruto bergegas mencari sang wali. Mereka menapaki gang-gang kecil Konoha, mengetuk pintu demi pintu, hingga akhirnya bertemu. Suasana tegang. Kata-kata terpilih dikeluarkan, dibalut dengan kesabaran dan doa. Setelah cukup lama, hati sang wali mulai luluh. Ia setuju untuk melakukan tawkil wali, mewakilkan pernikahan putrinya kepada Pak Naib.
Dengan langkah tergesa namun penuh lega, Pak Naib kembali ke KUA. Semua mata menatapnya, menanti kabar. Dan ketika ia mengumumkan bahwa prosesi bisa dilanjutkan, ruangan itu seakan dipenuhi cahaya kebahagiaan.
Ijab kabul pun dimulai. Suara tegas Pak Naib menggema, diikuti sahutan mantap dari Sasuke. "SAYA TERIMA NIKAH DAN KAWINNYA MANOHARA BINTI ARYA KAMANDANU......................................" di sahut oleh para saksi dan Hadirin dengan serempak “Sah!”. Manohara menunduk, menahan air mata haru. Sasuke tersenyum, menatapnya penuh rasa syukur.
Namun hari itu memberi pelajaran penting—nikah tidak hanya kompak mengucapkan “Sah”, tetapi juga kompak menjaga hati, komitmen, dan janji yang telah diikrarkan di hadapan Allah. Karena pada akhirnya, rumah tangga bukan sekadar dimulai dari ijab kabul, melainkan dari kesungguhan menjaga amanah hingga akhir hayat.
Hari Ketiga: Pengukuran Tanah Wakaf di Desa Meduri dan Desa Geneng
Pengukuran tanah wakaf pada hari ketiga di Musholla Nurul Jannah Dusun Kaligede RT 02 RW 03, Desa Meduri
Kegiatan pengukuran tanah wakaf oleh Tim Pengukuran Tanah dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) bekerja sama dengan KUA Kecamatan Margomulyo kembali dilanjutkan pada hari Kamis, 17 Juli 2025. Pada hari ketiga ini, proses pengukuran dilaksanakan di dua desa, yaitu Desa Meduri dan Desa Geneng, dimulai pukul 08.30 WIB hingga 16.30 WIB.
Pengukuran Tanah Wakaf Hari Kedua: Enam Obyek Wakaf di Desa Margomulyo Diukur
Supervisi Tim Bimas Islam Kemenag Bojonegoro di KUA Kecamatan Margomulyo
Margomulyo-Kamis 31 Juli 2025, telah dilaksanakan kegiatan supervisi oleh Tim Bimbingan Masyarakat (Bimas) dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro bertempat di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Margomulyo. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan pegawai dan monitoring triwulan kedua tahun 2025, yang rutin dilakukan untuk memastikan pelaksanaan tugas dan layanan publik di KUA berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.
"Antara Jarum, Hasil Tes, dan Gelak Tawa: Potret Humanis CKG di KUA Margomulyo"
Margomulyo-Kamis, 24 Juli 2025, suasana KUA Kecamatan Margomulyo tampak berbeda dari biasanya. Sejak pukul 09.00 hingga 10.30 WIB, ruangan yang biasanya diisi dengan urusan administrasi pernikahan dan layanan keagamaan, mendadak berubah menjadi ruang pemeriksaan kesehatan dalam program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digagas oleh Puskesmas Margomulyo.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Puskesmas Margomulyo, dr. Riyanto Prasetyo, bersama tim medis andalannya: dr. Egin Fergian Axpreydasta, Muhammad Adnan Kholadi, dan Muhamad Tegar Dwi Wahyu. Dengan sigap, Tim Medis memeriksa tekanan darah, gula darah, kolesterol, hingga asam urat para peserta yang terdiri dari pegawai, staf, penyuluh Agama Islam, serta beberapa P3N dan calon pengantin yang hadir di KUA hari itu.
Kepala KUA Margomulyo, Huda Afrianto, S.Ag., yang tampak antusias sejak awal kegiatan dimulai. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi tinggi kepada Kepala Puskesmas Margomulyo beserta tim, “Kami sangat berterima kasih atas atensi dan sinergi yang luar biasa ini. Semoga kegiatan seperti ini bisa rutin dilaksanakan demi kesehatan dan kinerja yang optimal.”
Usai kegiatan, dr. Riyanto menyampaikan, “Alhamdulillah telah terlaksana dengan lancar kegiatan Program CKB (Cek Kesehatan Bersama) di KUA Margomulyo. Seluruh peserta yang hadir telah menjalani pemeriksaan menyeluruh, dan hasilnya pun sudah bisa diketahui. Bagi peserta yang direkomendasikan untuk terapi obat, bisa langsung menghubungi pihak Puskesma.”
Ia menambahkan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif agar para pegawai tetap sehat dan produktif. “Harapannya, program ini berkelanjutan dan menjadi bentuk nyata pelayanan kesehatan masyarakat,” ujarnya.
Salah satu peserta yang cukup heboh hari itu adalah Bapak Sakiman, yang tampak kaget namun tetap bersemangat ketika mengetahui angka asam uratnya mencapai level 9. Sambil tersenyum kecut, ia berseloroh, “Wah, saatnya diet dan banyak olahraga, guys… daripada olahraga lidah tiap pagi, mending jogging!” candanya yang disambut tawa peserta lainnya.
Tak hanya penuh manfaat, kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang dilaksanakan di KUA Margomulyo juga menyuguhkan banyak momen unik dan penuh kehangatan. Sejak pagi, para pegawai KUA, penyuluh agama, dan tamu lainnya sudah tampak semangat antre untuk diperiksa tim medis dari Puskesmas Margomulyo.
Ada yang datang dengan santai, ada pula yang tampak was-was—terutama saat giliran cek gula darah dan asam urat. Bahkan, suasana ruang tunggu sempat diwarnai canda tawa saat beberapa peserta mulai menerka-nerka hasil pemeriksaannya sendiri. Salah seorang staf sempat berseloroh, "Kalau kolesterol saya tinggi, pasti gara-gara rendang kemarin, bukan salah saya ya, tapi salah ibu saya yang masak enak!"
Momen selfie dan swafoto juga tak luput dari perhatian. Beberapa pegawai KUA terlihat antusias mengabadikan momen cek kesehatan ini bersama rekan kerja dan tim medis. Salah satu foto selfie bahkan memperlihatkan ekspresi campur aduk: antara tegang menunggu hasil cek dan senyum menyambut kamera.
Dokter Egin, Adnan, dan Tegar pun tak luput jadi sasaran obrolan santai. Walau mereka tengah serius melayani pemeriksaan, tetap saja banyak peserta yang menggoda mereka agar tidak "menakut-nakuti" saat menyebutkan hasil. "Dok, bilangnya yang halus ya, jangan kagetin!" celetuk seorang penyuluh agama sambil tertawa.
Tak kalah menarik, Pak Sakiman, yang hasil asam uratnya paling tinggi hari itu, langsung jadi bahan candaan bersama. Dengan gaya santainya, beliau mengangkat tangan sambil berkata, "Resmi, saya pensiun makan jeroan. Mohon diaminkan bersama-sama." Semua pun tertawa.
Di balik semua keceriaan ini, tersimpan satu pesan penting: menjaga kesehatan adalah kewajiban bersama. Dan kegiatan seperti ini—penuh manfaat, keakraban, dan canda tawa—jadi bukti bahwa sehat itu bukan hanya urusan medis, tapi juga kebersamaan dan kepedulian.
Meneguhkan Jejak Wakaf, Menguatkan Aset Umat: Pengukuran Tanah Wakaf se-Kecamatan Margomulyo
IPARI Bojonegoro Gelar Orientasi dan Pembinaan bagi CPNS dan PPPK Penyuluh Agama Islam Tahun 2025
Bojonegoro, 16 Juli 2025 — Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Bojonegoro menggelar kegiatan Orientasi dan Pembinaan bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Penyuluh Agama Islam tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu (16/7) bertempat di aula Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Bojonegoro.
Persiapan Latsar dan Orientasi CPNS & CPPPK KUA Margomulyo: Semangat Pengabdian Menuju Kemenag
Jum'at Ceria di KUA Margomulyo: Tawa, Semangat, dan Senyuman Pagi yang Menular!
Dokumentasi lengkap: terlihat seluruh tim bahu-membahu menyambut pagi dengan gaya bebas, kompak, dan penuh rasa syukur di bawah naungan hijau khas KUA Margomulyo.Margomulyo, Jum’at 11 Juli 2025 – Udara pagi yang cerah membawa semangat tersendiri bagi segenap keluarga besar KUA Kecamatan Margomulyo. Pukul 09.00 WIB, ruang pelayanan KUA mendadak berubah menjadi panggung kebahagiaan. Seluruh pegawai, staf, dan penyuluh agama Islam berkumpul, menyambut pagi dengan wajah ceria, senyum lebar, dan energi positif yang menular – seolah-olah kopi belum sempat diseduh pun tidak jadi soal!
Berkas Pak Sakiman Diterima, Wajah Lega dan Suasana Ceria Mengiringi
Bojonegoro, Senin 07 Juli 2025, menjadi hari yang penuh rasa lega bagi Pak Sakiman. Setelah melewati proses panjang pengumpulan dan pemeriksaan berkas administrasi, akhirnya tumpukan dokumen yang selama ini menjadi buah kesabaran dan usaha beliau resmi diterima oleh petugas Kemenag Kabupaten Bojonegoro. Tampak dalam foto, tumpukan map hitam yang telah diikat rapi menjadi saksi bisu perjuangan dan harapan besar yang dibawa oleh Pak Sakiman.
🌙 Pengajian Rutin Triwulan Muslimat-Fatayat NU Margomulyo: Tebar Keberkahan Muharram dan Santunan Yatim
"Sabar... Ini Ujian": Kisah Syahdu dan Lucu Pejuang Map Snal
Pak Sakiman Melas banget
Di antara dua belas wajah baru yang kini menghiasi Kantor Urusan Agama (KUA) Margomulyo, ada dua sosok yang pelan-pelan mencuri perhatian karena kebaikan hati dan semangat pengabdian mereka: Pak Udin dan Pak Sakiman. Keduanya bukan hanya pegawai baru, tetapi juga segera menjadi rekan seperjuangan dalam urusan yang tak disangka-sangka: misi pengantaran berkas ke Bagian Unit Kepegawaian (UP) Kemenag Bojonegoro.
Tim KPKNL Madiun Kunjungi KUA Margomulyo, Evaluasi BMN Berjalan Lancar dan Bersinergi
Margomulyo, Kamis 26 Juni 2025 — Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Margomulyo, Kabupaten Bojonegoro, menerima kunjungan kerja dari Tim Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Madiun dalam rangka pelaksanaan kegiatan Evaluasi Barang Milik Negara (BMN). Kegiatan berlangsung di kantor KUA Margomulyo mulai pukul 12.00 hingga selesai.
Tim KPKNL Madiun yang hadir terdiri dari tiga orang, yakni Fatkhul, Rani, dan Arif, dan langsung disambut oleh Kepala KUA Margomulyo, Huda Afrianto, S.Ag., beserta seluruh jajaran pegawai dan staf administrasi KUA.
Dalam kesempatan tersebut, Tim KPKNL melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi dan administrasi aset BMN yang berada di lingkungan KUA. Evaluasi ini mencakup pengecekan fisik aset, pencocokan data dokumen, serta diskusi teknis terkait optimalisasi pengelolaan barang negara agar sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Kepala KUA Margomulyo menyampaikan apresiasinya atas pendampingan dan evaluasi yang dilakukan oleh tim KPKNL. Beliau menekankan pentingnya sinergi antara KUA sebagai satuan kerja di bawah Kementerian Agama dengan KPKNL dalam menjaga tertib administrasi dan akuntabilitas pengelolaan aset negara.
“Kami merasa terbantu dengan kehadiran tim dari KPKNL Madiun. Evaluasi seperti ini sangat bermanfaat untuk memastikan semua pengelolaan aset di KUA berjalan sesuai ketentuan,” ujar Huda Afrianto.
Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat komitmen KUA Margomulyo dalam meningkatkan kinerja pengelolaan BMN serta mendorong transparansi dan akuntabilitas layanan publik berbasis nilai-nilai integritas.

%20(1).png)
.png)








.png)


.png)
%20(2).png)


%20(3).png)
.png)








%20(1).png)
%20(1).png)
.png)
.png)



%20(1).png)



.png)
