
Suluk Abdul Jalil VI merupakan bagian dari rangkaian kajian yang mengajak pembaca menelusuri dimensi batiniah dalam perjalanan spiritual manusia menuju kedekatan dengan Allah SWT. Dalam perspektif tasawuf, suluk tidak semata-mata dipahami sebagai perjalanan lahiriah, melainkan sebagai proses tazkiyatun nafs—penyucian jiwa—melalui pengendalian hawa nafsu, pembinaan akhlak, pendalaman makrifat, serta penguatan kesadaran akan kehadiran Allah dalam setiap aspek kehidupan. Karena itu, kajian ini dapat ditempatkan sebagai upaya intelektual-spiritual untuk memahami hubungan antara syariat, hakikat, dan akhlak sebagai satu kesatuan dalam membentuk pribadi Muslim yang berilmu, beradab, dan berorientasi pada kemaslahatan umat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar