Selamat datang di Galeri KUA Kecamatan Margomulyo. Halaman ini menjadi ruang dokumentasi berbagai kegiatan, pelayanan, dan kiprah Kantor Urusan Agama Kecamatan Margomulyo dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Melalui galeri ini, berbagai momen penting dan aktivitas kelembagaan diabadikan sebagai bagian dari perjalanan pengabdian KUA kepada umat.
Bimbingan Perkawinan KUA Margomulyo: Bekali Calon Pengantin Lewat Pendekatan Solutif, Interaktif, dan Pesan Ekoteologi
Margomulyo-Selasa, 8 September 2026. Pagi yang cerah di pekan kedua bulan September menjadi saksi langkah awal yang penuh makna bagi belasan pasang Calon Pengantin (Catin) di wilayah Kecamatan Margomulyo. Guna membekali para pasangan yang akan segera mengarungi bahtera rumah tangga, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Margomulyo sukses menggelar acara Bimbingan Perkawinan (BINWIN).
Al Wara' Imam Hanbali dan Ibnu abi Dunya
Suluk Abdul Jalil VII
Suluk Abdul Jalil VII merupakan bagian dari khazanah intelektual dan spiritual Islam yang merekam perjalanan batin manusia dalam menapaki jalan pengenalan kepada Allah SWT (ma‘rifatullah). Dalam perspektif tasawuf, suluk tidak semata-mata dipahami sebagai rangkaian ajaran spiritual, melainkan sebagai proses tazkiyatun nafs—penyucian jiwa—yang mengarahkan manusia dari dominasi hawa nafsu menuju kesadaran akan kehambaan, keikhlasan, adab, dan kedekatan kepada Allah SWT.
Suluk Abdul Jalil VI

Suluk Abdul Jalil V
Suluk Abdul Jalil V merupakan bagian dari khazanah intelektual dan spiritual Islam yang merekam perjalanan batin manusia dalam upaya mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dalam perspektif tasawuf, suluk tidak semata-mata dipahami sebagai rangkaian laku spiritual, melainkan sebagai proses tazkiyatun nafs—penyucian jiwa—yang menuntun seorang hamba untuk menata hati, mengendalikan hawa nafsu, memperhalus akhlak, serta menumbuhkan kesadaran ihsan dalam setiap dimensi kehidupan.
Suluk Abdul Jalil IV
Suluk Abdul Jalil IV merupakan bagian dari ikhtiar intelektual-spiritual dalam memahami dimensi batiniah ajaran Islam melalui jalan tasawuf. Suluk, dalam tradisi keilmuan Islam, tidak semata-mata dipahami sebagai perjalanan spiritual, melainkan sebagai proses tazkiyatun nafs (penyucian jiwa), pembentukan akhlak, dan pendalaman kesadaran seorang hamba dalam relasinya dengan Allah SWT.













.png)