
Suluk Abdul Jalil VI

Suluk Abdul Jalil V
Suluk Abdul Jalil V merupakan bagian dari khazanah intelektual dan spiritual Islam yang merekam perjalanan batin manusia dalam upaya mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dalam perspektif tasawuf, suluk tidak semata-mata dipahami sebagai rangkaian laku spiritual, melainkan sebagai proses tazkiyatun nafs—penyucian jiwa—yang menuntun seorang hamba untuk menata hati, mengendalikan hawa nafsu, memperhalus akhlak, serta menumbuhkan kesadaran ihsan dalam setiap dimensi kehidupan.
Suluk Abdul Jalil IV
Suluk Abdul Jalil IV merupakan bagian dari ikhtiar intelektual-spiritual dalam memahami dimensi batiniah ajaran Islam melalui jalan tasawuf. Suluk, dalam tradisi keilmuan Islam, tidak semata-mata dipahami sebagai perjalanan spiritual, melainkan sebagai proses tazkiyatun nafs (penyucian jiwa), pembentukan akhlak, dan pendalaman kesadaran seorang hamba dalam relasinya dengan Allah SWT.
Suluk Abdul Jalil III

Suluk Abdul Jalil II
Suluk Abdul Jalil II merupakan bagian dari khazanah pemikiran spiritual Islam yang merefleksikan perjalanan batin manusia dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT. Kandungan suluk tidak semata-mata berbicara tentang dimensi lahiriah kehidupan, tetapi juga mengajak manusia melakukan muhasabah, penyucian jiwa (tazkiyatun nafs), serta pengendalian hawa nafsu sebagai jalan menuju kematangan spiritual dan pengenalan yang lebih mendalam kepada Sang Khaliq.
Implementasi Eko Teologi di KUA Margomulyo: Catin Tanam Pohon, Semai Kepedulian terhadap Lingkungan
Margomulyo-Rabu, 2 Agustus 2026. Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Margomulyo terus mendorong terwujudnya kepedulian terhadap lingkungan melalui implementasi program Eko Teologi. Salah satu bentuk nyata kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 2 September 2026, mulai pukul 09.30 WIB hingga selesai, bertempat di halaman belakang KUA Kecamatan Margomulyo.
