Runing Text

Selamat Datang di Website Resmi KUA Margomulyo. ===> KUA Margomulyo Gelar Kerja Bakti Menyeluruh Jelang Supervisi Kemenag Bojonegoro. Mengukir Jejak Amal Jariyah untuk Generasi Sepanjang Masa: Ikrar Wakaf RA Nurul Ummah Meduri Digelar Khidmat. Apel Senin KUA Margomulyo: Perkuat Soliditas, Sambut Penghulu Baru, dan Matangkan Persiapan Supervisi.

“Disiplin, Wakaf, dan Kepedulian Sosial: Apel Senin KUA Margomulyo Teguhkan Pengabdian ASN”



KUA Kecamatan Margomulyo melaksanakan kegiatan Apel Senin Pagi pada Senin, 15 Desember 2025, pukul 07.30 WIB, bertempat di halaman Kantor KUA Margomulyo. Kegiatan tersebut diikuti oleh segenap jajaran KUA Margomulyo sebagai bagian dari upaya meneguhkan kedisiplinan dan tanggung jawab aparatur dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

Bertindak selaku pembina apel, Huda Afrianto, S.Ag., Kepala KUA Margomulyo, menyampaikan amanat yang menekankan pentingnya disiplin kerja sebagai fondasi utama dalam membangun kinerja yang profesional dan berintegritas. Menurut beliau, kedisiplinan tidak hanya tercermin dari ketepatan waktu dan kepatuhan terhadap aturan, tetapi juga dari kesungguhan dalam melaksanakan setiap amanah tugas dengan penuh tanggung jawab.

Selain itu, Huda Afrianto juga menegaskan pentingnya tertib administrasi dalam seluruh layanan dan aktivitas kedinasan. Administrasi yang tertata dengan baik, jelasnya, merupakan cerminan tata kelola lembaga yang profesional serta menjadi penopang utama dalam mewujudkan pelayanan publik yang akuntabel dan terpercaya.

Apel Senin Pagi ini berlangsung dengan tertib dan khidmat, sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh jajaran KUA Margomulyo dalam meningkatkan disiplin, memperbaiki kualitas administrasi, dan menjaga marwah institusi. Dengan semangat kebersamaan dan tanggung jawab bersama, KUA Margomulyo terus berupaya menghadirkan pelayanan yang optimal dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Rakord dan Pembinaan ASN

Usai pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan rapat koordinasi dan pembinaan ASN di lingkungan KUA Margomulyo. Rapat tersebut menjadi forum strategis untuk menyampaikan arahan lanjutan sekaligus memperkuat pemahaman aparatur terhadap kebijakan dan program prioritas Kementerian Agama.

Dalam kesempatan tersebut, Huda Afrianto, S.Ag. menyampaikan amanat Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur terkait kewajiban wakaf uang di lingkungan Kementerian Agama. Beliau menegaskan bahwa wakaf uang merupakan instrumen ibadah sosial yang memiliki nilai strategis dalam mendukung penguatan ekonomi umat serta pembangunan bidang keagamaan dan pendidikan, sehingga perlu mendapat perhatian dan dukungan nyata dari seluruh ASN Kemenag.

Selain itu, Huda Afrianto juga mengajak seluruh ASN di lingkungan KUA Margomulyo untuk menumbuhkan kepedulian sosial melalui donasi bagi Madrasah Ibtida’iyah di wilayah Kecamatan Tambakrejo di desa Napis yang hingga saat ini masih belum memiliki gedung sendiri. Ajakan tersebut disampaikan sebagai bentuk solidaritas dan empati terhadap dunia pendidikan, khususnya dalam membantu lembaga pendidikan Islam yang masih membutuhkan dukungan sarana dan prasarana.

Rapat koordinasi dan pembinaan ASN ini berlangsung dengan penuh keseriusan dan semangat kebersamaan. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan seluruh jajaran KUA Margomulyo tidak hanya mampu menjalankan tugas kedinasan secara profesional, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung program keagamaan dan kegiatan sosial kemasyarakatan yang membawa kemaslahatan bersama.

“Di Bawah Langit yang Basah, Ikrar Wakaf Terucap: Kisah Penutup Tahun yang Sarat Berkah”

Ikrar Wakaf di Aula KUA Margomulyo Untuk Musholla Al-Huda Kaligede Meduri.

Kegiatan Ikrar Wakaf kembali digelar oleh KUA Kecamatan Margomulyo pada Selasa, 2 Desember 2025, dan Kamis, 4 Desember 2025, sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk menertibkan administrasi wakaf serta memperkuat legalitas harta umat. Selama dua hari tersebut, sejumlah wakif hadir untuk menyampaikan ikrar wakaf mereka secara resmi dan sah menurut ketentuan hukum syariah maupun perundang-undangan.

“Menguatkan Sinergi Menjelang HAB KEMENAG: Apel Senin KUA Margomulyo Sampaikan Capaian dan Agenda Ahir Tahun”

KUA Kecamatan Margomulyo kembali menggelar Apel Senin pada 08 Desember 2025 bertempat di Halaman KUA Margomulyo. Seluruh keluarga besar KUA turut hadir, mulai dari Kepala KUA, para staf, JFU, hingga penyuluh agama, sehingga kegiatan berlangsung khidmat, tertib, dan penuh semangat kebersamaan.

“Menjaga Nyala Kultur dan Kebersamaan: Apel Pagi KUA Margomulyo Awali Desember dengan Semangat Baru”

KUA Kecamatan Margomulyo menggelar kegiatan Apel Pagi pada Senin, 1 Desember 2025 bertempat di halaman kantor setempat. Seluruh jajaran pegawai, mulai dari Kepala KUA, staf, JFU, hingga penyuluh agama turut hadir dalam kegiatan rutin tersebut.

Kunjungan Tim Kesehatan Puskesmas Margomulyo ke KUA Margomulyo: Sosialisasi K3 Perkantoran dan Skrining Kebugaran


Margomulyo-Jum'at, 28 November 2025, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Margomulyo menerima kunjungan Tim Kesehatan dari Puskesmas Margomulyo, yang berlangsung mulai pukul 08.30 hingga 09.15 WIB bertempat di Ruang PTSP KUA Margomulyo. Kunjungan ini merupakan bagian dari program Sosialisasi K3 Perkantoran dan Skrining Kebugaran dalam rangka meningkatkan kesadaran dan kualitas lingkungan kerja yang sehat.


Tim Puskesmas Margomulyo yang dipimpin oleh Andi Suyakup, A.Md. Kep, bersama rekannya Hermamik, A.Md. Kep, disambut langsung oleh Kepala KUA Margomulyo, Huda Afrianto, S.Ag. Dalam suasana penuh keakraban, kegiatan diawali dengan pemaparan materi mengenai pentingnya penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di lingkungan perkantoran.


Dalam penyampaiannya, Andi Suyakup menegaskan bahwa untuk mewujudkan lingkungan kerja yang sehat dan aman, perlu dilakukan persiapan serta pengecekan berkala terhadap berbagai fasilitas kesehatan di kantor. Beliau mengimbau agar kantor senantiasa menyediakan perlengkapan penting seperti APAR (Alat Pemadam Api Ringan), jalur evakuasi, titik kumpul, tempat sampah tertutup organik dan nonorganik, kotak P3K, serta mengadakan senam rutin guna menjaga kebugaran pegawai.


Kepala KUA Margomulyo, Huda Afrianto, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kunjungan serta edukasi kesehatan yang diberikan. Ia menilai bahwa kegiatan seperti ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kesadaran pegawai akan pentingnya kesehatan kerja dan upaya pencegahannya.


Usai sesi sosialisasi, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah dan foto bersama antara Tim Puskesmas dan keluarga besar KUA Margomulyo. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menutup rangkaian kegiatan pada pagi hari tersebut.


Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan budaya kerja sehat dan aman di lingkungan KUA Margomulyo, sekaligus mempererat sinergi antara lembaga pemerintah dalam pelayanan kepada masyarakat.

Sebagai tindak lanjut dari kunjungan tersebut, KUA Margomulyo berkomitmen untuk segera melakukan evaluasi internal terkait ketersediaan sarana dan prasarana pendukung kesehatan kerja. Langkah ini sejalan dengan pesan yang disampaikan oleh Tim Puskesmas agar setiap instansi pemerintah mampu menciptakan lingkungan kerja yang tidak hanya nyaman, tetapi juga memenuhi standar keselamatan.


Selain itu, beberapa pegawai KUA Margomulyo turut menyampaikan antusiasme mereka terhadap kegiatan skrining kebugaran yang dilakukan. Pemeriksaan sederhana namun penting tersebut memberikan gambaran awal mengenai kondisi kesehatan masing-masing pegawai, sehingga dapat menjadi motivasi untuk meningkatkan pola hidup sehat di lingkungan kerja.


Momentum kunjungan ini juga memperkuat hubungan koordinatif antara Puskesmas dan KUA Margomulyo, terutama dalam upaya bersama membangun budaya kesehatan yang lebih baik. Dengan adanya komunikasi dan kerjasama lintas instansi seperti ini, diharapkan pelayanan publik dapat semakin berkualitas, efektif, serta berorientasi pada kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.


Kegiatan pun ditutup dengan pesan bersama untuk terus menjaga kesehatan, meningkatkan kesadaran terhadap K3 perkantoran, dan memperluas edukasi kesehatan bagi seluruh pegawai KUA Margomulyo. Semangat kolaborasi ini menjadi modal berharga untuk mewujudkan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif.

“Gemuruh Do'a Di Antara Tebing Kaligede dan Amanat Umat: Rangkaian Pengukuran Wakaf Margomulyo Berakhir dengan Hujan Rahmat”

Pengukuran Obyek Wakaf Jeruk gulung Tanah Calon Musholla Baitul Mutaqin

Di tengah suasana pagi hari Minggu yang masih lengang, Tim Wakaf KUA Kecamatan Margomulyo bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) kembali menunjukkan dedikasi dan komitmen mereka dalam melayani umat. Meski bertepatan dengan hari libur, tepat pada pukul 08.00 WIB, rombongan gabungan itu telah siap di lokasi untuk melaksanakan kegiatan pengukuran tanah wakaf yang dijadwalkan berlangsung hingga selesai.

“Merangkai Cinta dalam Bimbingan Sakinah: KUA Margomulyo Bekali Calon Pengantin dengan Ilmu dan Iman”


Margomulyo — Dalam upaya mewujudkan keluarga yang harmonis dan sejahtera, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Margomulyo menggelar kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) pada Rabu, 5 Oktober 2025 bertempat di Aula KUA Kecamatan Margomulyo, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.

Apel Senin KUA Margomulyo Tegaskan Pentingnya Disiplin


Margomulyo – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Margomulyo kembali melaksanakan apel rutin hari Senin pada 27 Oktober 2025 pukul 07.30 hingga selesai di halaman kantor setempat. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh jajaran keluarga besar KUA Margomulyo, terdiri dari Kepala KUA, staf, JFU, serta para Penyuluh Agama Islam.

Dalam apel tersebut, Huda Afrianto, S.Ag. selaku Kepala KUA Margomulyo bertindak sebagai pembina apel, sedangkan Syaifuddin, S.H. dipercaya sebagai pemimpin apel. Tugas protokol dijalankan dengan baik oleh Anita Purbasari, S.E., dan doa penutup dipimpin oleh Lamiran, S.Pd.I., S.H.

Dalam amanatnya, pembina apel menyampaikan pentingnya kedisiplinan dan tanggung jawab di lingkungan kerja, terutama terkait penyelesaian Sasaran Kinerja Pegawai (SKP). “Kita sudah memasuki triwulan ketiga, saya mohon kepada seluruh pegawai agar segera menyelesaikan SKP masing-masing. Terima kasih saya sampaikan bagi rekan-rekan yang sudah menuntaskannya,” ujar beliau.

Apel berlangsung tertib dan khidmat, mencerminkan semangat kerja yang solid di antara para pegawai KUA Margomulyo. Kegiatan rutin ini tidak hanya menjadi sarana memperkuat disiplin, tetapi juga mempererat kebersamaan dan komitmen bersama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sejalan dengan nilai utama Kementerian Agama, yakni “Ikhlas Beramal.”

Setelah penyampaian amanat pembina, seluruh peserta apel menyimak dengan penuh perhatian dan kesungguhan. Himbauan untuk segera menyelesaikan SKP menjadi pengingat penting bagi setiap pegawai agar tetap fokus dan tertib administrasi menjelang akhir tahun anggaran.

Selain itu, Pembina Apel juga menegaskan pentingnya menjaga etos kerja, kekompakan, serta komunikasi yang efektif antarpegawai. Hal tersebut dinilai sebagai kunci utama dalam menjaga kualitas pelayanan publik di KUA Margomulyo agar semakin profesional dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Usai seluruh rangkaian apel dilaksanakan, kegiatan ditutup dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Lamiran, S.Pd.I., S.H., sebagai bentuk rasa syukur dan harapan agar seluruh aktivitas pelayanan yang dijalankan senantiasa diberkahi oleh Allah SWT.

Apel Senin pagi ini menjadi momentum bagi keluarga besar KUA Kecamatan Margomulyo untuk terus meneguhkan komitmen dalam bekerja dengan semangat, disiplin, dan integritas tinggi. Dengan semangat kebersamaan tersebut, diharapkan seluruh jajaran KUA dapat menyongsong akhir tahun kinerja dengan hasil yang optimal serta pelayanan yang semakin bermutu bagi masyarakat.


Baca juga: 

“Ketika Langit Menangis di Kenongo Dengkol: Jejak Perjuangan Tim Wakaf di Tengah Pesona Petir”


Margomulyo — Kegiatan pengukuran tanah wakaf gelombang IV kembali dilaksanakan pada hari Rabu, 22 Oktober 2025, dimulai pukul 11.30 WIB hingga selesai. Agenda hari pertama ini menjadi bagian penting dari upaya penataan administrasi perwakafan di Kecamatan Margomulyo, yang digerakkan secara sinergis oleh Tim Pengukuran dari BPN Bojonegoro, KUA Margomulyo, dan pemerintah desa setempat.

Lokasi pertama pengukuran dilaksanakan di Desa Ngelo, Dusun Jipangulu, dengan objek tanah wakaf milik Bapak Nyono. Tanah tersebut diwakafkan kepada Yayasan Pendidikan Islam Fathul Ulum Jipangulu untuk keperluan Pondok Pesantren Fathul Ulum, sebuah lembaga pendidikan yang telah lama menjadi pusat pembinaan akhlak dan ilmu keagamaan di wilayah tersebut.

Kedatangan tim pengukuran di Desa Ngelo disambut hangat oleh Kepala Desa Ngelo, Tri Maryono, beserta Kepala Dusun Tarmuji, jajaran kaur desa, serta wakif Bapak Nyono yang turut menyaksikan proses pengukuran. Kehadiran para tokoh desa ini menjadi bukti dukungan nyata terhadap tertib administrasi dan legalitas aset wakaf di wilayahnya.

Proses pengukuran berjalan lancar dan selesai sekitar pukul 13.15 WIB. Setelah memastikan seluruh batas tanah terdata dengan baik, Tim BPN yang dipimpin oleh Mas Rizqi melanjutkan perjalanan menuju Desa Meduri untuk melakukan pengukuran berikutnya.

Namun, di tengah perjalanan, hujan deras yang mengguyur kawasan pertigaan Watu Jago membuat tim memutuskan untuk berhenti sejenak sambil menunggu cuaca kembali bersahabat. Meski demikian, semangat para petugas tak surut sedikit pun — mereka tetap teguh melanjutkan tugas dengan penuh tanggung jawab dan niat tulus demi menjaga amanah umat.


Usai hujan reda, tim segera melanjutkan perjalanan menuju Desa Meduri untuk melaksanakan agenda berikutnya. Lokasi pertama di desa ini adalah Masjid At-Taqwa Dusun Kenongodengkol, yang menjadi salah satu titik penting dalam rangkaian pengukuran hari itu.

Sekitar pukul 14.00 WIB, Tim BPN bersama KUA Margomulyo mulai melakukan pengukuran dengan penuh ketelitian. Proses berjalan lancar, disaksikan oleh takmir masjid, perangkat desa, serta masyarakat setempat. Suasana khidmat terasa menyelimuti kegiatan, seolah menjadi saksi akan pentingnya menjaga amanah harta wakaf demi kemaslahatan umat.

Namun, selepas pengukuran di Masjid At-Taqwa selesai, tim belum beranjak pulang. Agenda masih berlanjut ke obyek wakaf berikutnya, yaitu Musholla Al-Hidayah, yang juga berada di Dusun Kenongodengkol. Waktu menunjukkan pukul 15.15 WIB, ketika langit mulai menghitam dan angin bertiup kencang. Rintik hujan yang awalnya lembut, perlahan berubah menjadi deras mengguyur bumi.

Tim mencoba bertahan, berharap hujan segera reda agar pengukuran dapat dilanjutkan. Namun takdir berkata lain — petir bersahutan di langit, menggema keras seperti dentuman perang yang menggetarkan hati, mengingatkan semua akan kedahsyatan kekuasaan Allah. Kilatan cahaya memecah langit, menyambar di kejauhan bagaikan kilat di medan perang — “bak serangan Iran ke Israel beberapa waktu yang lalu,” ujar salah satu anggota tim dengan nada bergetar, menggambarkan betapa hebatnya badai sore itu.

Meski semangat masih membara, keselamatan menjadi prioritas utama. Setelah menunggu hingga pukul 17.15 WIB dan hujan belum juga mereda, akhirnya Tim BPN bersama KUA Margomulyo bersepakat menunda sisa pengukuran ke hari berikutnya. Keputusan ini diambil dengan penuh kebijaksanaan, sebab memaksakan diri di tengah badai bisa berisiko besar.

Dengan demikian, untuk hari itu, pengukuran di Desa Meduri baru berhasil menyelesaikan satu obyek wakaf, sementara masih tersisa sekitar empat obyek lagi yang akan dilanjutkan pada jadwal berikutnya.

Kendati cuaca menghalangi langkah, semangat para petugas tidak pernah surut. Mereka sadar, perjuangan menjaga dan menertibkan harta wakaf bukan hanya tugas kedinasan — melainkan ibadah mulia yang menuntut kesabaran, ketulusan, dan keberanian di tengah segala ujian alam.

Kegiatan ini mencerminkan komitmen bersama bahwa wakaf bukan sekadar ibadah sosial, tetapi juga pondasi keberkahan dan kesinambungan manfaat bagi generasi yang akan datang.